Walaupun tinggal di satu kota, anak-anak Hastinapura terbelah menjadi dua. Anak-anak Pandawa dan anak-anak Kurawa. Anak-anak Pandawa merasa anak-anak Kurawa nakal. Anak-anak Kurawa
merasa berhak membalas dendam antara lain, karena Bima pernah menjahili mereka. Eyang Semar berinisiatif mendamaikan kedua belah pihak, dengan cara mengadakan tiga perlombaan, yang dikacaukan dengan suara naga dan bau kentut! Lalu bisakah perlombaan itu menjadi jembatan perdamaian? Banyak kisah seru dan tak terduga di buku ini!
Yuk, teruskan membaca!