Anggrek merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang permintaannya terus meningkat, baik di pasar domestik maupun internasional. Namun, perbanyakan secara konvensional memiliki kendala pada laju pertumbuhan yang lambat dan risiko kontaminasi yang tinggi. Penelitian/Usaha ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembibitan anggrek dalam botol menggunakan teknik kultur jaringan (in vitro) sebagai solusi perbanyakan massal yang efisien dan berkualitas.