Evaluasi pendidikan menyoroti adanya anggapan kurang optimalnya penerapan kurikulum di sekolah, serta anggapan bahwa hal tersebut disebabkan adanya sistem penilaian yang menggunakan bentuk soal pilihan berganda. Padahal, suksesnya pelaksanaan kurikulum di sekolah diukur dari ketuntasan siswa dalam menguasai materi yang diajarkan guru. Dalam hal ini, Evaluasi Pendidikan mengedepankan bahwa titil permasalahan yang sebenarnya terletak pada kemampuan guru membimbing siswanya menuju ketuntasan penguasaan materi yang diajarkan, serta kemampuan guru dalam menyusun soal yang valid dan dapat mengukur kemampuan siswanya secara tepat.