Pendidikan dapat dipandang sebagai aplikasi dari pemikiran filosofis, sedangkan para filsuf selaras dengan pemikirannya. Filsafat yang memberikan kerangka konseptual yang holistik tentang manusia dalam pendidikan, sedangkan pendidikan yang meletakkan manusia sebagai titik tolak (starting point) dan sebagai titik tujuan (ultimate goal). Oleh sebab itu, pemaknaan pendidikan berawal dari pemaknaan tentang hakikat manusia da manusia yang melahirkan teori pendidikan. Teori pendiidkan itulah yang dipraktikkan dalam proses pembelajaran dari sebagai aliran filsafat.