Teruntuk Suamiku,
Aku mencintai dan menyayangimu karena Allah. Semoga cinta dari
sayangmu pun selalu ada untukku. Semoga seluruh peluh dan
tetesan keringat atas kerja kerasmu mencari nafkah bernilai
pahala untukmu. Doaku akan selalu bersamamu. Dan aku tidaak
akan pernah bosan menjadi pelipur lara dan penghapus letihmu
Suamiku,
Jangan pernah segan untuk menegurku dalam setiap khilafku. Aku
hanyalah wanita biasa. Ada kalanya aku berbuat salah padamu,
maka bersabarlah padaku dan bimbing aku.
Suamiku,
Aku tahu, diri ini tak semulia Khadijah, tak setakwa dan secerdas
Aisyah, bahkan tak secantik dan setabah Fatimah. Namun,
sungguh aku akan belajar mencintaimu seperti mereka, cinta yang
terbingkai atas nama-Nya.
Cinta itu selamanya kau dan aku, Insya Allah.