buku ini menggambarkan tentang pakaian masyarakat Yogyakarta, ketika diselenggarakan suatu pernikahan, pakaian untuk keluarga kerataon dan didalam kehidupan sehari-hari
Pentas sintren dahulu terkait dengan adat gotong royong bersih desa maupun sedekah laut bagi masyarakat nelayan Pantura Jawa. Kemudian beralih fungsi menjadi kesenian semata yang biasa dipentaskan saat upacara khitanan, perkawinan maupun hari jadi kota/kabupaten. Sintren asli sarat dengan nilai religi, simbolik dan moralitas. Unsur magic terlihat pada saat trance kemudian siuman setelah dimantr…